Insomnia adalah merupakan gangguan susah tidur, biasanya penderita menjadi gelisah dan tersiksa saat menjelang tidur.
Penyebab dari insomnia bisa dari faktor fisik atau psikis seperti stress, depresi, gangguan mental, atau terlalu banyak permasalahan yang sedang dipikirkan. Jika insomnia ini dibiarkan tentu saja dapat mengganggu kesehatan bagi penderia susah tidur ini.
Untuk mengatasi insomnia dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain :
- Olah raga teratur.
- Mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang dengan berbagai vitamin seperti, vit B, B6, B12, B kompleks, vit C, mineral, protein, kalsium, fosfor maupun zat besi.
- Hindari minum kopi, teh, soda, cokelat sebelum tidur.
- Minum susu sebelum tidur.
- Biasakan berangkat tidur dan bangun tepat waktu.
- Sebelum tidur mandi dengan air hangat.
- Ciptakan susana kamar tidur yang tenang serta menyenangkan, suhu ruang tidak panas, ventilasi yang baik.
- Tidak melakukan kegiatan fisik dan mental yang berlebihan di malam hari.
- Jangan membiasakan diri untuk mengkonsumsi obat tidur.
Sumber :
tips keluarga
Lagi keliling-keliling ke blog lain, aku jadi tertarik dengan satu artikel tentang kolestrol yang kutemukan di Pondok Cerita (isinya asik juga, banyak infonya). Jika kita berbicara tentang kolestrol yang terbayang pada otakkita adalah sesuatu yang menakutkan.Ternyata ada sisi positif dari kolestrol tersebut. Kolestrol ternyata dibutuhkan oleh tubuh, biarpun hanya sekitar 1000-1500 mg/hari. Ini saduran penuh dari pondok cerita yang tak muat ke sini :
Pada abad ke 5 SM dokter Yunani
Hippocrates telah memperingatkan bahwa orang-orang yang gemuk berpotensi meninggal mendadak, tetapi saat itu ia tidak bisa menjelaskan penyebabnya, hingga Leonardo Da Vinci menemukan tumpukan zat dalam pembuluh arteri manusia saat melakukan percobaan pembedahan anatomi tubuh manusia.
Tahun 1912, melalui pengamatan klinis yang pertama kali tentang penyumbatan dalam pembuluh darah koroner jantung yang dilakukan oleh Dr. James Herrick dari Chicago menemukan bahwa tumpukan zat dalam pembuluh darah yang diselidiki oleh Leonardo Da Vinci - kemudian dikenal sebagai KOLESTEROL - menghalangi aliran darah yang membawa oksigen ke jaringan jantung sehingga menyebabkan kematian.
Kolesterol merupakan suatu jenis zat lemak (sterol) yang sangat jenuh (poly saturated fat), merupakan zat lilin dan agak keras, yang berwarna putih kekuning-kuningan. Kebanyakan ditemukan dalam lemak hewani.
Fungsi Kolesterol
a. diperlukan terutama dalam pembentukan darah
b. sebagai pembentuk dinding sel
c. sebagai bahan dasar pembentukan vitamin D di kulit dengan bantuan sinar matahari
d. pembentuk hormon sex
e. disalurkan ke kelenjar bawah otak dan kelenjar adrenalin
f. disalurkan ke dalam empedu untuk pembentukan asam empedu guna membantu pencernaan makanan dan penyerapan lemak
g. dan fungsi lain yang belum diketahui
Kolesterol dapat disintesa oleh semua jaringan tubuh. Hati dan dinding usus merupakan tempat sintesa yang utama, namun hanya yang diproduksi oleh hatilah yang dapat sampai ke peredaran darah.

Kolesterol terdapat di dalam semua jaringan tubuh terutama dalam jaringan otak, empedu, selaput pelindung urat saraf (karena merupakan unsur yang penting pada lapisan myelin – lemak yang menutupi urat syaraf – sebagai bahan isolasi alamiah), hati, ginjal, kelenjar anak ginjal, darah dan lain-lain.
Menurut penelitian, sekitar 80% kolesterol disintesa oleh tubuh. Setiap hari disintesa sebanyak 400-1200 mg cukup untuk keperluan tubuh/hari, dan dipakai oleh tubuh sebanyak 1000-1500 mg/hari. Konsntrasi dalam darah normal 160-260mg/100ml. Kadar dalam darah dipengaruhi oleh jumlah yang disintesa oleh tubuh dan jumlah yang dimakan.
Konsentrasi kolesterol dalam darah yang melebihi batas normal dalam darah dapat menyebabkan endapatan yang melekat pada dinding bagian dalam (lapisan intima) pembuluh darah dan dapat mengurangi elastisitas pembuluh darah sehingga terjadi penebalan dinding pembuluh darah dan pengerasan pembuluh darah yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan serangan penyakit jantung mendadak.
Daging hewan banyak mengandung asam lemak sangat jenuh yang akan menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Kolesterol juga merupakan bahan pembentuk batu empedu. Menurut analisa, batu empedu terdiri dari pigmen empedu, kolesterol dan garam kalsium. Persenyawaan dari ketiga zat ini dapat mengakibatkan batu empedu. Kenyataannya, dalam batu empedu terdapat lebih dari 90% kolesterol.
HDL dan LDL
Kolesterol tidak berdiri sendiri dalam aliran darah, tetapi mengikat zat protein dan lemak darah untuk membentuk lipoprotein yang disebut apoprotein yang berperan penting dalam pengakutan temak yaitu High Density Lipoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL).
HDL mengikat kolesterol dan menggantungkannya dalam peredaran darah, tetapi LDL mudah melepaskan kolesterol sehingga dapat bertumpuk dan mengendap di dinding bagian dalam pembuluh darah serta membentuk persenyawaan dengan zat lain yang menjadi penghambat peredaran darah.
Sifat keturunan menentukan perbandingan HDL dan LDL ditambah dengan pengaruh faktor lain. Nilai HDL lebih tinggi pada orang yang tidak merokok, pada orang yang tidak gemuk, pada peminum ringan, pada orang yang mempunyai kebiasaan berolahraga serta pada mereka yang banyak mengkonsumsi makan nabati berlemak rendah dan banyak mengandung serat nabati.
HDL membantu mengangkut kelebihan kolesterol ke luar dari darah sehingga akan mempersulit terjadinya endapatan di dinding bagian dalam pembuluh darah, sedangkan LDL bertindak sebaliknya. Jika kadar HDL tinggi maka akan mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung koroner dan sebaliknya.
Makanan berdaging merupakan sumber utama lemak jenuh dan kolesterol
Hasil penelitian para ahli menunjukkan bahwa makanan berdaging merupakan salah satu penyebab utama penyakin jantung koroner dan pembuluh darah karena kandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi yang terdapat di dalam makanan berdaging.
Ada beberapa kemungkinan penyebab terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah :
a. Makanan berkolesterol tinggi
b. Kegemukan
c. Kurang olahraga
d. Merokok
e. Perasaan selalu tegang
f. Bentuk tubuh, jenis kelamin, umur dan faktor keturunan
g. Penyakitan yang berkaitan, seperti hipertensi, kadar lemak darah tinggi, diabetes
h. Pil kontrasepsi
Tetapi, ada 4 penyebab utama penyakit jantung koroner dan pembuluh darah yakni kegemukan, kolesterol tinggi, perokok berat dan hipertensi.
Para ahli percaya bahwa lemuk jenuh dan kolesterol yang terdapat dalam makanan berdaging merupakan momok yang menakutkan karena dapat mengendap di dinding dalam pembuluh darah yang :
a. menganggu jaringan yang dilekatinya dan dapat menyebabkan peradangan sehingga menyebabkan luka dan pertumbuhan yang abnormal jaringan sel epithel gepeng pada dinding bagian dalam pembuluh arterinya.
b. menyebabkan pembengkakan pada dinding bagian dalam pembuluh darah yang dapat mengurangi sifat kelenturan pembuluh arteri, yang pada akhirnya akan terjadi penyumbatan sehingga pasokan oksigen ke jaringan jantung berkurang (serangan penyakit jantung)
Kasus kematian akibat penyakit jantung tercatat pertama kali pada tahun 1912, sejak itu penyakit jantung berkembang menjadi pembunuh nomer satu di dunia.
Pemeriksaan otopsi terhadap 300 mayat tentara Amerika dalam perang Korea ditemukan 77,3% menunjukkan tanda-tanda penyakit jantung. Suatu kajian pasca kematian terhadap pasien penyakit jantung koroner dibawah umur 50 tahun menunjukkan bahwa 63% yang mati ketika terjadi shock pada jam pertama, 85% selama 24 jam, dan hanya 23% yang masih hidup lebih lama setelah diberikan pengobatan serta hampir setengah dari mereka ini tidak menunjukkan gejala sebelumnya.
Pencegahan
Perhatikan peringatan guru besar Universitas Harvard, Prof. Dr. Jean Mayer tentang kolesterol serum, “barang siapa yang sudah atau belum tahun akan kadar kolesterol serumnya, apabila melebih 200mg/100ml, haruslah berhati-hati terhadap jumlah telor yang dimakan. Dalam 1 minggu tidak boleh menyantap lebih dari 2 butir (kuning) telor. Anak kecil diatas 14 tahun juga harus berangsur-angsur mengurangi makan telor. Sebab banyak orang pada masa remaja (umur 12-22 tahun) sudah terjangkiti penyakit pembuluh nadi. Menurut penelitian, 80% tentara Amerika yang gugur dalam perang Vietnam ditemukan gejala pengerasan pembuluh darah yang sangat parah.”
Jadi, kunci pertama adalah ketahuilah kada kolesterol serum darah kita. Jika kolesterol serum darah kita tinggi, maka alihkan makanan hewani yang berkolesterol tinggi (lihat tabel diatas) menjadi makanan nabati dengan membatasi konsumsi telor dan lemak dalam susu. Cara ini akan menurunkan kadar kolesterol serum.
Makanan nabati dapat menurunkan kadar kolesterol serum darah. Hal ini telah diselidiki oleh ahli dari Universitas Milan dan para dokter di Maggiore Hospital, sebagai berikut “... That vegetable protein itself may act to keep cholesterol levels low.”
Dalam laporan kepada The British Medical Journal, The Lancet, Dr. CR Sirtori mengambil kesimpulan bahwa orang-orang dengan tipe kolesterol tinggi, kadar kolesterolnya akan menurun apabila mengganti protein hewani menjadi protein nabati, misalnya protein kacang kedelai, sebab mengandung asam Metionin yang berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol.
Makanan Vegan dapat menurunkan tekanan darah
Penelitian epidemiologis menunjukkan bahwa makanan vegan dapat menurunkan tekanan darah. Kadar natrium dan kalium dalam sekresi air seni kaum Vegan tidak berubah. Kenyataaan bahwa rendahnya kadar lemak jenuh atau tingginya kadar lemak tak jenuh yang dikonsumsi mempunyai andil besar untuk menurunkan tekanan darah, mengeliminir resiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
Kesimpulan
1. Tubuh manusia bisa mensintesa kolesterol yang memang sangat penting bagi pertumbuhan tubuh.
2. Daging merupakan sumber utama lemak jenuh dan kolesterol disamping makanan lainnya.
3. Kelebihan lemak jenuh dan kolesterol dalam tubuh dapt menyebabkan pengendapan lemak jenuh dan kolesterol tersebut di dinding bagian dalam pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyempitan, pengerasan dan penyumbatan saluran pembuluh darah serta hipertensi.
4. Semakin banyak lemak jenuh dalam menu makanan seseorang, maka semakin tinggi juga resiko terkena penyakit jantung, penyakit pembuluh darah dan penyakit kanker.
5. Proses penyumbatan pembuluh darah sudah mulai terjadi sejak kecil, oleh sebab itu tindakan pencegahan juga harus dilakukan sejak dini.
6. Jauhi memasak dengan memakai lemak hewan atau lemak hidrogenasi dan menggantikannya dengan minyak nabati (minyak kacang kedelai, minyak jagung atau minyak bunga matahari)
7. Perbanyaklah makan makanan berserat tinggi, kurangi konsumsi daging.
Sumber : kaskus id blueberries dan pondok-cerita.blogspot

Buang ingus keras-keras saat flu bisa menimbulkan penyakit sinusitis. Peneliti menyarankan agar kebiasaan tersebut dihentikan karena bisa pula menyebabkan tekanan darah di otak.
Dr J Owen Hendley dan pakar penyakit infeksi lainnya dari University of Virginia mengatakan, tekanan yang dihasilkan saat mengeluarkan ingus bisa menyebabkan beberapa penyakit mulai dari sinusitis hingga hipertensi.
Dr Hendley melakukan percobaan yang dilengkapi dengan alat CT Scan untuk mengukur tekanan yang dihasilkan saat seseorang batuk, bersin dan mengeluarkan ingus dengan kencang.
Hasil percobaan menunjukkan, diantara tiga kegiatan yang dilakukan seseorang saat sakit flu itu, tekanan yang paling besar dihasilkan dari kegiatan mengeluarkan ingus dengan kencang.
“Batuk dan bersin hanya menghasilkan tekanan yang kecil pada rongga hidung. Tapi saat mengeluarkan ingus dengan kencang, tekanan yang dihasilkan sangat besar bahkan sama dengan tekanan darah diastolik yang terbaca dari seseorang,” kata Dr Hendley seperti dikutip dari New York Times, Minggu (10/1/2010).
Meski tampaknya tidak berbahaya, namun jika terus menerus dilakukan bisa menyebabkan penyakit sinus dan memicu peningkatan tekanan darah di otak.
“Bakteri atau virus yang ada di hidung bisa terdorong keras dan menempel pada rongga hidung dan akhirnya menyebabkan sinus. Selain itu tekanan keras akibat mengeluarkan ingus juga akan menyebabkan tekanan pembuluh darah ke otak meningkat dan memicu migrain bahkan hipertensi,” jelasnya.
Dr Hendley menyarankan agar metode mengeluarkan ingus sebaiknya tidak dilakukan kencang-kencang dan terus menerus. “Jika ingus sudah mulai keluar, jangan lupa juga untuk minum obat decongestan (pelega hidung mampat).
Sumber :
www.untukku.com

Studi terbaru yang diadakan di Australia mengungkapkan beberapa kebiasaan yang menyebabkan gangguan kesehatan. Salah satunya adalah kebiasaan mengucek mata yang bisa mengakibatkan mata terkena penyakit glaukoma atau kebutaan.Mata adalah bagian yang sensitif. Menurut profesor Charles McMonnies dari University of New South Wales Shool of Optometry and Vision Science, bahkan gosokan yang lembut sekalipun pada mata bisa meningkatkan tekanan yang memicu terjadinya glaucoma atau penyakit kebutaan.
Studi lain juga menyebutkan, pemakaian kaca mata renang, tidur menelungkup atau melakukan olahraga di gym bisa memicu glaucoma dan penyakit mata yang berkaitan dengan tekanan mata lainnya.
“Setiap sentuhan yang mengenai kelopak mata, bisa meningkatkan tekanan mata. Sentuhan ringan akan menambah sedikit tekanan tapi sentuhan yang kuat bisa memicu peningkatan tekanan 3-5 kali dari tekanan normal,” kata McMonnies yang dikutip dari The Medical News, Minggu (19/7/2009).
Oleh karenanya, McMonnies menyarankan agar setiap orang hendaknya berhati-hati dalam menyeka mata ketika sedang berair, atau membersihkan riasan wajah di sekitar mata.
Pasalnya, proses ini melibatkan kontak dengan kelopak mata. Dalam kasus mengucek mata yang melibatkan kelopak dan juga bola mata, tekanan mata bisa meningkat 10 kali lipat dari normal.
Minum setelah makan, itu bagus bahkan sangat dianjurkan. Tapi sembilan hal berikut ini, sebaiknya tidak Anda lakukan setelah makan.Nah apa sajakah itu. Simak 9 hal yang pantang dilakukan setelah makan
1. MEROKOK
Merokok saja sudah merusak tubuh, apalagi jika dilakukan setelah makan. Berdasarkan penelitian, mengisap satu batang rokok setelah makan, sama saja dengan merokok sepuluh batang, sehingga kemungkinan terserang kanker jauh lebih besar.
2. MAKAN BUAH
Makan buah segera setelah makan sebaiknya dihindari, karena membuat perut dipenuhi udara alias kembung. Sebaiknya, konsumsilah buah 1-2 jam setelah makan atau satu jam sebelum makan. Ini akan membuat perut Anda kenyang dan makan tidak terlalu banyak.
3. MINUM TEH
Daun teh memiliki kandungan asam yang tinggi. Hal ini menyebabkan kandungan protein dalam makanan sulit dicerna. Selain itu, minum teh setelah makan dapat menyebabkan hambatan penyerapan zat dalam tubuh hingga 80 persen. Padahal, zat besi sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan kualitas tubuh manusia.
4. MENGENDURKAN IKAT PINGGANG
Mengendurkan ikat pinggang dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.
5. MANDI
Mandi yang dilakukan setelah makan akan menaikkan aliran darah ke tangan, kaki dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan terus berkurang. Hal ini akan melemahkan sistem pencernaan di dalam perut.
6. BERJALAN-JALAN
akan menyebabkan sistem pencernaan tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan yang telah Anda makan.
7. LANGSUNG TIDUR
Jangan ikuti kantuk Anda. Tidur setelah makan membuat makanan tidak dapat dicerna secara baik. Akibatnya, usus mengalami kembung dan terjadi peradangan.
8. MINUM AIR ES
Air dingin akan membekukan makanan berminyak, terutama berlemak, yang Anda santap. Lemak itu akan terbentuk dalam usus dan akan mengakibatkan menyempitnya saluran-saluran pencernaan sehingga menimbulkan kegemukan. Gantilah dengan minum air hangat.
9. PERGI
Kebiasaan ini tidak berdampak pada kesehatan Anda, sih. Tapi kok kurang sopan ya hahay.. :) ??
VIVAnews - Siapa tak suka minum es teh? Rasanya yang manis menyegarkan, berpadu dengan harga murah membuat es teh menjadi minuman favorit di segala suasana, termasuk saat berbuka puasa.
Popularitas es teh terbukti dengan kehadirannya di hampir semua tempat makan, mulai dari kelas warung hingga restoran mahal. Mungkin banyak yang setuju dengan jargon es teh kemasan, "Apapun makanannya, minumnya tetap es teh.
Tapi tahukah Anda, di balik kenikmatannya, es teh menyimpan potensi merugikan bagi kesehatan. Penelitian Loyola University Chicago Stritch School of Medicine mengungkap bahwa konsumsi es teh berlebih meningkatkan risiko menderita batu ginjal.
Seperti dikutip dari laman Times of India, es teh mengandung konsentrasi tinggi oksalat, salah satu bahan kimia kunci yang memicu pembentukan batu ginjal. "Bagi mereka yang memiliki kecenderungan sakit batu ginjal, es teh jelas menjadi minuman terburuk," kata Dr John Milner, asisten profesor Departemen Urologi, yang tergabung dalam penelitian.
Milner mengatakan, teh panas sebenarnya juga menyimpan efek buruk yang sama. Hanya, takaran penyajian teh panas biasanya lebih kecil. Logikanya, orang meminum teh panas tak akan sebanyak minum es teh. Jarang orang yang mengonsumsi teh panas saat haus. Berbeda dengan es teh, di mana banyak orang sanggup meminumnya lebih dari segelas saat haus dan udara panas.
Pria, wanita posmenopause dengan tingkat estrogen rendah, dan wanita yang pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur paling rentan terpapar dampak buruk es teh. Oleh karenanya, Milner menyarankan, mengganti konsumsi minuman itu dengan air putih, atau mencampurnya dengan lemon. "Lemon kaya kandungan citrates, yang dapat menghambat pertumbuhan batu ginjal," kata Milner.
Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.
Peneliti juga mengungkap sejumlah makanan lain yang berpotensi menyimpan efek buruk. Mereka menyebut antara lain: bayam, cokelat, kacang-kacangan, garam, dan daging.
Sebaiknya, konsumsi es teh dan makanan-makanan itu secara moderat demi kesehatan ginjal. Padukan pula dengan makanan tinggi kalsium yang dapat mereduksi oksalat. Dan, tentu saja perbanyak minum air putih.
Sumber : http://id.news.yahoo.com/viva/20100823/tls-bahaya-es-teh-bagi-ginjal-34dae5e.html
Diare, kembung, dan rasa perih pada lambung kerap dirasakan oleh setiap orang berpuasa karena keteledoran mengkonsumsi makanan saat sahur. Padahal, pilihan makanan pada sahur saat berpengaruh pada aktivitas dan metabolisme tubuh selama puasa. "Sekitar 50 persen orang batal puasa karena diare, penyebabnya karena makanan yang mereka makan saat sahur, " kata pakar kesehatan pencernaan dari FKUI RSCM, Dr. Ari Fahrial Syam, Sp PD-KGEH, MMB.
Oleh sebab itu, Ari menekankan pentingnya memerhatikan jenis dan kualitas asupan makanan di saat sahur. Ari pun memberikan beberapa tip yang dapat dijadikan panduan agar kesehatan pencernaan tetap prima selama menjalankan ibadah puasa.
Hal pertama yang perlu diperhatikan, kata Ari, adalah kualitas makanan saat sahur. "Makanan itu fresh atau tidak? Jangan makan hidangan malam yang kemudian dipanaskan lagi pagi harinya karena kualitas makanannya jadi tidak fresh, " kata Ari, Namun Ari menambahkan, "Saat sahur boleh mengkonsumsi hidangan malam yang dipanaskan, asal makanan itu dibuat pada malam hari, bukan pada siang harinya. Sehingga makanan bukan makanan yang dipanaskan dua kali, dan kualitas makanannya tetap terjaga, " ujarnya.
Yang kedua adalah pilihan jenis makanan. "Sebaiknya saat sahur jangan makan makanan yang mengandung lemak. Karena makanan berlemak membuat proses pencernaannya panjang," kata Dr. Ari
Dr. Ari juga menyebutkan sangat tidak dianjurkan untuk menyantap makanan berkadar lemak tinggi saat sahur kemudian diakhiri dengan tidur. "Kalau langsung tidur makanannya bisa berbalik arah (refluks) sehingga sulit dicerna. Berbeda dengan saat kita berdiri atau duduk, makanan akan turun ke bawah. Sementara kalau tidur arah makanan sesuai gravitasi. Artinya saat tidur, posisi badan kan telentang, makanan bisa-bisa naik ke kerongkongan, " terang Ari.
Ketiga, batasi minuman teh dan kopi. "Kalau minum kopi bisa menyebabkan buang air kecil jadi terus-terusan (diuresis). Sementara kita akan berpuasa selama 12 jam ke depan, " kata Dr. Ari
Meskipun begitu, Dr. Ari menyatakan mengkonsumsi kopi baik untuk memperlancar buang air besar. Dan buang air besar di pagi hari, saat sahur sangat diperlukan untuk mencegah kembung. "Tapi sebaiknya, konsumsi kopi dilakukan saat berbuka, bukan saat makan sahur. Untuk memperlancar buang air besar saat sahur, dapat diganti dengan mengkonsumsi buah dan sayur, " kata Ari.
Sementara untuk teh, Ari menyatakan minum teh manis saat sahur oleh saja dilakukan, tetapi sebaiknya jangan kental karena dapat menyebabkan diuresis. "Apabila tetap ingin meminumnya, bisa meminum secangkir kecil saja," tegasnya.
Selain itu, Ari menganjurkan agar setiap orang yang berpuasa untuk meminum susu. Minuman ini sangat penting dikonsumsi saat sahur karena mengandung lemak dan kalsium untuk penambah tenaga. "Boleh susu full cream atau low fat. Sebaiknya, jumlah takaran susu disesuaikan dengan jumlah kalori yang masuk. Apabila komposisi makanan kita saat sahur hanya terdiri dari tahu, tempe atau telur kita bisa mengkonsusmsi susu sebanyak 200 cc. Tapi jika makanan sahur sudah mengandung banyak kalori sebaiknya mengkonsumsi 100 cc saja, " tandas Ari.
sumber : kompas
Agar giginya awet, biasanya orang akan membatasi konsumsi makanan manis. Padahal gigi rusak bukan ditentukan oleh banyaknya gula yang masuk, melainkan lamanya gula terlibat kontak dengan bakteri yang ada di mulut.
Karies atau kerusakan gigi akan terjadi saat bakteri yang ada di mulut mendapat makanan berupa gula sederhana. Oleh bakteri, gula-gula itu diubah menjadi asam yang akan merusak lapisan enamel dan menyebabkan gigi mengalami kerusakan. Dikutip dari NY Times, Jumat (20/8/2010), bakteri butuh waktu kurang lebih 20 detik untuk mengubah gula menjadi asam. Bila tidak dibersihkan dengan cara berkumur, asam tersebut akan bertahan cukup lama di dalam mulut yakni sekitar 30 menit.
Saat mengkonsumsi makanan dan minuman manis, jelas tidak semua gula akan dimakan dan diubah menjadi asam oleh bakteri. Sebagian besar tentu saja akan langsung diteruskan ke kerongkongan sebelum para bakteri sempat mengubahnya menjadi asam.
Ini berarti dalam sekali suap atau sekali teguk, jumlah asam yang terbentuk sebanding dengan jumlah bakteri yang ada di mulut dan bukan sebanding dengan kadar gula dalam makanan atau minuman tersebut. Berapapun banyaknya gula yang masuk, jumlah asam yang dihasilkan akan sama asalkan disantap dalam waktu kurang dari 20 detik.
Sebaliknya meski jumlah gulanya lebih sedikit, asam yang terbentuk akan lebih banyak jika disantap berulang kali sedikit demi sedikit. Sebab cara ini akan memberi waktu bagi bakteri untuk mengubah gula menjadi asam dengan lebih efisien. Sederhananya demikian, segelas kopi manis akan lebih merusak gigi jika dihabiskan dalam waktu beberapa jam dengan cara diseruput sedikit demi sedikit, dibandingkan dengan 2 atau 3 kali teguk berturut-turut selama beberapa menit saja.
"Faktor yang meningkatkan risiko kerusakan gigi bukan jumlah gula secara keseluruhan, melainkan pola Anda menyantapnya. Misalnya jika Anda selalu menyediakan kopi manis di meja untuk diseruput sepanjang hari," ungkap Dr Carole Palmer, seorang profesor kesehatan di Tufts University School of Dental Medicine.
Dengan alasan yang sama, beberapa dokter gigi tidak menganjurkan orang tua untuk terlalu sering menggunakan botol anti tumpah untuk memberi minuman manis pada anaknya. Botol yang didesain untuk sering diseruput melalui lubang kecil di tutupnya ini sering dikaitkan dengan kerusakan gigi pada anak-anak.
Menurut Dr Palmer, teori ini tidak hanya berlaku untuk gula tetapi juga segala sesuatu yang rasanya asam. Sebuah penelitian menunjukkan, permen asam jauh lebih membahayakan lapisan enamel gigi karena kandungan asamnya lebih tinggi dibandingkan permen manis.
Sumber : detiknews
Banyak sekali mitos yang beredar tentang kolesterol. Padahal kurangnya pemahaman yang benar dapat menyebabkan informasi yang salah seputar kolesterol dan gejalanya. Apa saja mitos dan faktanya?
"Banyak sekali mitos yang beredar tentang kolesterol. Harus ada pembetulan untuk itu, biar orang juga tahu mana yang benar," ujar Dr H. Sutarto Prodjo Disastro, Sp.S., spesialis penyakit saraf serta Ketua Bidang Humas dan Penyuluhan Yayasan Stroke Indonesia, dalam acara konferensi media 'Kontrol Hidup Kontrol Kolesterol' di Plaza FX, Jakarta, Kamis (19/8/2010).
Oleh karena itu, penting untuk dapat meluruskan mitos-mitos yang telah lama beredar di masyarakat, agar gejala kolesterol dapat dihindari dengan lebih cermat dan tepat dalam menyikapinya.
Berikut beberapa mitos dan fakta seputar kolesterol:
1. Mitos: Pada orang berkadar kolesterol tinggi, jika berolahraga, diet dan dalam keadaan fit, berarti kolesterol pasti baik.
Fakta: Selain olahraga dan diet, ada hal lain yang mempengaruhi kolesterol, seperti berat badan, merokok, riwayat keluarga, umur dan jenis kelamin. Agar kolesterol tetap terkontrol dibutuhkan pola hidup sehat (diet dan olahraga), berhenti merokok dan juga kepatuhan minum obat (bagi yang menderita kolesterol tinggi).
2. Mitos: Kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah) hanya masalah pria.
Fakta: Tidak benar. Walaupun di masa sebelum menopause wanita memproduksi estrogen yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung, namun perlu dilihat juga faktor lain seperti hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi), hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes, faktor keturunan dan lainnya.
3. Mitos: Cukup dengan menghindari daging, santan, jeroan dan keju dalam makanan, maka kadar kolesterol pasti normal.
Fakta: Belum tentu, karena 80 persen dari kolesterol darah dihasilkan dari dalam tubuh sendiri (endogen). Bila metabolisme tubuh sudah memburuk, maka dibutuhkan obat untuk mengendalikan kadar kolesterol secara terus menerus (jangka panjang). Selain itu, dibutuhkan pula modifikasi gaya hidup melalui diet dan olahraga.
4. Mitos: Kadar kolesterol yang tinggi hanya pada orang tua saja, yang proses metabolismenya sudah menurun.
Fakta: Kolesterol tinggi tidak hanya diderita oleh orang tua saja, bahkan usia anak-anak atau remaja pun bisa menderita hiperkolesterolemia. Pembentukkan kerak atau plak (timbunan lemak) pada dinding pembuluh darah pernah dijumpai pada usia anak-anak dan kejadiannya meningkat seiring dengan pertambahan usia.
5. Mitos: Kadar kolesterol tinggi tidak berbahaya karena tidak menimbulkan gejala.
Fakta: Meski tidak bergejala, kolesterol tinggi berbahaya karena dapat mengubah dinding pembuluh darah dan memicu penyakit jantung koroner. Sekitar 40 persen kematian mendadak akibat serangan jantung disebabkan karena tingginya kadar kolesterol.
6. Mitos: Orang gemuk memiliki kadar kolesterol lebih tinggi ketimbang orang kurus.
Fakta: Belum tentu, karena kadar kolesterol dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk apa yang dimakan, seberapa cepat tubuh memperoduksi dan membuang kolesterol yang jahat (LDL atau Low Density Lipoprotein), tingkat kesehatan dan kebiasaan makan.
7. Mitos: Tidak perlu risau jika dokter tidak komentar tentang kadar kolesterol Anda.
Fakta: Karena tidak menimbulkan gejala, pemeriksaan kolesterol sering tidak dilakukan. Kesehatan Anda adalah tanggung jawan Anda sendiri. Pastikan Anda secara rutin memeriksa kadar kolesterol, termasuk kolesterol LDL (jahat), kolesterol HDL (baik) dan trigliserida. Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, sebaiknya pemeriksaan di laboratorium secara berkala minimal setiap 6 bulan sekali.
8. Mitos: Tidak perlu konsumsi obat anti kolesterol lagi setelah kadar kolesterol normal.
Fakta: Belum tentu, karena 80 persen kolesterol darah dihasilkan oleh tubuh sendiri. Sehingga, jika metabolisme tubuh seseorang sudah memburuk, dibutuhkan penggunaan obat jangka panjang (terus menerus) selain modifikasi pola hidup dengan diet dan olahraga.
Sumber : detiknews
Makanan apa yang paling dijauhi anak kecil? Sebagian besar pasti akan menjawab sayuran. Padahal sayuran adalah sumber serat yang dibutuhkan. Apa penyebab anak tak suka sayuran?
Anak-anak sebenarnya memiliki selera yang lebih banyak dibandingkan orang dewasa, ini sebabnya anak kecil lebih kuat dalam mengenal suatu rasa. Diperkirakan sekitar 50 persen lebih anak kecil tidak menyukai sayuran. Beberapa psikolog dan ahli gizi mengklaim hal ini disebabkan anak kecil tidak mendapatkan rasa yang enak dari makanan tersebut.

Orangtua yang memiliki kebiasaan makan buruk akan menularkannya pada anak. Umumnya orangtua yang tidak makan sayuran, anaknya pun akan tidak menyukai sayuran. Tapi hanya beberapa kasus saja yang seperti itu. Penelitian yang dilakukan di Monell Chemical Senses Center, Philadelphia didapatkan bahwa anak-anak memiliki keengganan terhadap rasa pahit. Karenanya anak kecil lebih suka rasa manis dibandingkan dengan rasa pahit.
Seperti dikutip dari Nutrition, Rabu (20/1/2010) penelitian baru ini juga menemukan sebuah gen TAS2R38 yang kemungkinan bertanggung jawab terhadap ketidaksukaan anak pada sayuran. Kepekaan terhadap rasa pahit ini bervariasi tergantung dari varian gen yang dimiliki. Penelitian ini melibatkan 143 anak dan ibunya, didapatkan lebih dari 79 persen anak-anak memiliki 1 atau 2 gen yang sensitif terhadap rasa pahit.
Anak-anak lahir dengan memiliki lebih dari 10.000 sensor pengecap. Seiring berjalannya waktu pengecap ini makin lama akan berkurang hingga saat dewasa hanya memiliki 3.000 pengecap. Sehingga rasa sayuran atau makanan lain akan lebih kuat terasa oleh anak-anak dibanding orang dewasa.
Jika anak tak suka sayuran, maka orangtua harus kreatif dalam mengolahnya agar rasa sayuran tidak terlalu dominan. Orangtua bisa mencampurkan irisan kecil tomat, wortel, paprika atau sayuran lain dalam nasi goreng atau spaghetti. Cara lainnya adalah memasukkan sayuran ke dalam campuran adonan roti isi dengan memblendernya terlebih dahulu agar bentuknya tersamarkan, atau mengikutsertakan anak dalam menyiapkan makanan dan memintanya memasukkan beberapa potong sayuran ke dalam makanan tersebut.
Sayuran merupakan salah satu sumber serat yang juga dibutuhkan oleh anak-anak, jangan memaksanya jika anak tidak mau karena anak akan semakin kuat memberikan penolakan. Berilah contoh cerita yang menunjukkan betapa pentingnya sayuran bagi tubuh serta cobalah untuk mengonsumsi sayuran secara bersama-sama dengan orangtua.
sumber :detik.com
Hidangan selama bulan puasa memang terkesan lebih istimewa dibanding hari-hari biasa. Bagi kebanyakan orang, kurang afdol jika berbuka puasa tanpa ditemani kolak dan makanan bersantan lainnya. Namun berhati-hatilah, mengkonsumsi terlalu sering makanan bersantan dapat menyebabkan kolesterol jahat (LDL) meningkat.
"Santan itu berbahaya untuk koresterol karena mengandung saturated fatty acid atau lemak tak jenuh. Berbeda dengan lemak tak jenuh yang berada di alpukat, yaitu unsaturated fatty acid yang tidak berbahaya, " kata dr.Arieska Ann Soenarta , Sp.JP,konsultan kardiologis di sela acara Kontrol Hidup Kontrol Kolesterol, yang diadakan oleh Pfizer di Jakarta, Kamis (19/08/10).
Menurut dokter Ann, sangat penting menjaga pola makan saat buka puasa. "80% asupan makanan yang masuk sangat menentukan kadar kolesterol. Jadi apa yang kamu makan bisa meningkatkan resiko meningkatnya kolesterol," kata dokter yang sehari-hari berpraktik di RS.Jantung Harapan Kita Jakarta ini.
Makanan bersantan saat berbuka boleh saja, namun jumlahnya dibatasi. "Kalau buka puasa boleh makan makanan bersantan, tetapi batasi jangan over walaupun santan itu gurih dan dapat meningkatkan nafsu makan," katanya.
Ditambahkan olehnya, kolesterol merupakan penyakit yang bisa hadir karena proses yang panjang. "Kalau makan(makanan bersantan) sekali- sekali itu tidak masalah, tidak langsung meningkatkan kolesterol. Kolesterol itu penyakit yang bertahap. Tapi kalau selama 10 hari makanannya bersantan terus ya otomatis kolesterol meningkat," paparnya.
Untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan, dokter Ann menyarankan agar kita mengonsumsi variasi makanan. "Seimbangkan dengan makan buah dan sayur," katanya. Selain santan, yang juga perlu dibatasi adalah asupan makananan yang mengandung gula tinggi serta lemak tak jenuh, seperti gorengan atau lemak daging.
Tahun 2006 Asosiasi Jantung di Amerika merekomendasikan mengurangi asupan lemak jenuh menjadi kurang dari 7% dari total kalori. Hal itu dikarenakan jumlah asupan lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol dalam darah.
Kolesterol LDL yang berlebihan dapat mengendap pada dinding pembuluh darah yang akan mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah atau disebut dengan aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah).
Bila penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, maka suplai darah ke otot jantung tidak cukup jumlahnya sehingga dapat menimbulkan rasa sakit atau nyeri dada (angina), yang bila berlanjut akan menyebabkan kematian jaringan otot jantung(Infark miokard). Jika gejala tersebut menyebar luas, maka akan menyebabkan kondisi yang disebut gagal jantung (heart failure) dan stroke bila sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak.
Sumber : kompas
Di balik khasiatnya sebagai makanan sehat, telur sangat rawan terinfeksi bakteri Salmonella. Tapi sayang, untuk mengetahui apakah telur ini sehat atau terinfeksi bakteri susah dilakukan. Yang bisa dilakukan hanya mencegahnya.
Telur bisa mengandung bakteri makanan berbahaya yang disebut dengan Salmonella enteritidis (S. enteritidis). Bakteri ini umumnya masuk ke dalam telur melalui beberapa cara, salah satunya adalah terkontaminasinya kulit telur dengan kotoran. Bisa juga karena ayam petelur itu sudah memiliki bakteri Salmonella di dalam ususnya. Pada manusia bakteri ini ditemukan di usus dan kotoran (feses) terutama bagi orang yang sudah terinfeksi.
Bisakah masyarakat membedakan telur yang sehat dengan telur yang sudah terinfeksi bakteri Salmonella?
"Tidak ada cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengetahui apakah telur telah tercemar atau belum. Karena Salmonella bisa menginfeksi setiap jenis ayam dan tidak ada bukti ilmiah yang bisa menunjukkan suatu telur bebas dari bakteri," ujar Profesor Rob Gravani, seorang profesor ilmu pangan dari Cornell University, seperti dikutip dari LiveScience, Kamis (19/8/2010).
Kasus telur yang terkena Salmonella harus dibuktikan lewat pengujian laboratorium dan tidak bisa diterawang dengan mata telanjang. Maka itu, menurut Prof Gravani jika sudah ada pengumuman bahwa telur tersebut terinfeksi sebaiknya masyarakat tidak mengonsumsinya. Karena bagian luar dan dalam telur yang terinfeksi akan tampak normal. Cara lain adalah memperhatikan cara masak dan menyimpan yang benar sehingga bakterinya bisa mati.
Wabah telur yang terinfeksi Salmonella secara besar-besaran baru-baru ini terjadi di Atlanta AS. Pemerintah setempat menarik sekitar 380 juta telur dari pasaran akibat terkena wabah Salmonella.
Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab wabah Salmonella pada telur ini. Penyelidikan dilakukan di beberapa tempat makan yang memang menyajikan menu makanan dengan telur mentah, telur yang dimasak tidak sampai matang dan telur yang tidak dipasteurisasi.
Meski tidak bisa dibedakan antara telur sehat dan yang terinfeksi, ada beberapa tindakan spesifik yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi Salmonella.
Caranya seperti dikutip dari CDC.gov adalah:
1. Tidak mengonsumsi telur yang sudah retak atau kotor (pada kulit telur terdapat kotoran ayam).
2. Mencuci tangan, peralatan masak dengan sabun dan air setelah kontak dengan telur mentah.
3. Telur harus dimasak hingga bagian putih dan kuningnya matang (mencapai suhu 71 derajat Celsius) lalu tidak menunda-nunda untuk mengonsumsinya.
4. Jangan menyimpan telur pada suhu hangat atau kamar selama lebih dari 2 jam.
5. Simpan telur di lemari pendingin jika tidak ingin digunakan.
6. Menghindari mengonsumsi telur mentah.
7. Usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan di restoran yang dibuat dengan telur mentah, kurang matang atau belum di pasteurisasi.
8. Usahakan untuk selalu menyimpan telur pada suhu 45 derajat Fahrenheit (kurang dari 7 derajat Celsius) sepanjang waktu.
Jika seseorang keracunan Salmonella, biasanya akan mengalami gejala demam, kram perut dan diare sekitar 12-72 jam setelah mengonsumsi makanan yang dikonsumsi. Penyakit ini biasanya berlangsung 4-7 hari.
Seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, orangtua dan bayi adalah kelompok yang paling rentan terkena sakit akibat infeksi Salmonella. Pada kelompok ini infeksi dapat menyebar dari usus ke aliran darah dan bagian tubuh lain.
sumber : detiknews
Para periset di Amerika Serikat telah mengindentifikasi 1.116 protein unik pada kelenjar saliva atau air liur manusia yang dapat mengarah ke uji diagnostik kedokteran yang lebih nyaman dengan air liur ketimbang menggunakan darah. Sebanyak 20 persen kandungan protein yang ditemukan pada saliva juga ditemukan pada darah, kata Fred Hagen, seorang ahli riset di Universitas Rochester Medical Center, New York.
"Kandungan tersebut berpotensi untuk dijadikan sebagai pijakan besar yang banyak berimplikasi klinis dalam hal diagnostik penyakit," kata Hagen yang studinya tersebut dimuat di dalam Jurnal Proteome Research. Para ahli riset berharap uji berdasarkan air liur ini dapat digunakan untuk mendiagnosa kanker, penyakit jantung, diabetes, dan sejumlah penyakit lainnya.
"Untuk mampu mendiagnosa penyakit dengan menggunakan air liur, anda harus memahami secara menyeluruh proteome air liur," kata Hagen. Bagaikan genom, yang mencatat seluruh gen pada sebuah organisme, proteome merupakan gambaran lengkap dari berbagai protein. Apabila gen menyediakan instruksi manual, protein melaksanakan instruksi dengan mengatur proses seluler.
Para periset dari 5 universitas - University of Rochester, The Scripps Research Institute, the University of Southern California, The University of California San Francisco and the University of California Los Angeles -- berupaya menentukan kandungan protein lengkap yang terdapat pada kelenjar air liur pada umumnya.
Darah, Air Liur dan Air Mata
Para periset tersebut mengumpulkan air liur dari 23 pria dan wanita sehat dari berbagai ras. Periset menggunakan sampel air liur dengan menggunakan spectrometry massa yang menentukan identitas protein berdasarkan ukuran massa dan charge (berat kosong).
Periset membandingkan penemuan mereka tersebut dengan pemetaan protein dari darah dan air mata manusia yang ditemukan belakangan. Hasil analisa awal menunjukkan terdapat sejumlah protein yang dikenal berperan dalam Alzheimer, Huntington, Parkinson, kanker payudara, kanker pankreas, kanker colorectal (kanker yang berkembang pada colon atau usus besar dan rectum atau anus), serta diabetes.
Hegen menjelaskan pemetaan tersebut seharusnya mempercepat pengembangan media baru untuk melacak penyakit di seluruh tubuh. Menurut Hagen, telah terdapat uji anti body yang berpijak pada air liur untuk mendeteksi virus HIV serta infeksi hepatitis. Hagen menerangkan protein tersebut akan bertugas dalam menginformasikan target deteksi penyakit baru.
"Memonitor penyakit serta penggunaan obat dapat dilakukan secara lebih mudah dengan air liur ketimbang dengan darah atau urin," kata Hagen. "Kami membayangkan petunjuk keberadaan penyakit seperti kanker dapat dideteksi hanya dengan melihat indikator air liur. Hal ini akan jauh lebih mudah dilakukan terutama di rumah," jelasnya. Hagen berharap identifikasi penyakit dengan air liur ini nantinya dapat menggantikan fungsi tes diagnostik pada mammograms yang tidak nyaman dan menelan biaya besar.
[kompas.com]
Sebagian perempuan takut melakukan hubungan seksual saat hamil. Beberapa merasa gairah seksualnya menurun karena tubuh mereka melakukan banyak penyesuaian terhadap bentuk kehidupan baru yang berkembang di dalam rahim mereka. Sementara di saat yang sama, gairah yang timbul ternyata meningkat. Ini bukan kelainan seksual. Memang ada masanya ketika ibu hamil mengalami peningkatan gairah seksual.
Trimester pertama: Minat menurun Pada trimester (3 bulan) pertama, biasanya gairah seks menurun. Jangankan kepingin, bangun tidur saja sudah didera morning sickness, muntah, lemas, malas, segala hal yang bertolak belakang dengan semangat dan libido. Fluktuasi hormon, kelelahan, dan rasa mual dapat menghisap semua keinginan untuk melakukan hubungan seks.
Trimester kedua: Minat meningkat (kembali) Memasuki trimester kedua, umumnya libido timbul kembali. Tubuh sudah dapat menerima dan terbiasa dengan kondisi kehamilan sehingga ibu hamil dapat menikmati aktivitas dengan lebih leluasa daripada di trimester pertama. Kehamilan juga belum terlalu besar dan memberatkan seperti pada trimester ketiga. Mual, muntah, dan segala rasa tidak enak biasanya sudah jauh berkurang dan tubuh terasa lebih nyaman. Demikian pula untuk urusan ranjang. Ini akibat meningkatnya pengaliran darah ke organ-organ seksual dan payudara.
Trimester ketiga: Minat menurun lagi Libido dapat turun kembali ketika kehamilan memasuki trimester ketiga. Rasa nyaman sudah jauh berkurang. Pegal di punggung dan pinggul, tubuh bertambah berat dengan cepat, nafas lebih sesak (karena besarnya janin mendesak dada dan lambung), dan kembali merasa mual, itulah beberapa penyebab menurunnya minat seksual. Tapi jika Anda termasuk yang tidak mengalami penurunan libido di trimester ketiga, itu adalah hal yang normal, apalagi jika Anda termasuk yang menikmati masa kehamilan. Anda juga termasuk beruntung karena tidak perlu tersiksa oleh kaki yang membengkak, sakit kepala, atau keharusan beristirahat total.
Selain hal fisik, turunnya libido juga berkaitan dengan kecemasan dan kekhawatiran yang meningkat menjelang persalinan. Pertanyaan yang paling umum adalah “apakah berhubungan seksual dapat membahayakan janin?”. Secara medis tidak ada sesuatu yang perlu dirisaukan jika kehamilan tidak disertai faktor penyulit, artinya kondisinya sehat-sehat saja. Yang termasuk faktor penyulit adalah ancaman keguguran, hipertensi, muntah-muntah yang berlebihan, atau kondisi kesehatan tertentu lainnya. Hal-hal yang dikhawatirkan dapat timbul karena melakukan hubungan seks terhadap kehamilan:
Keguguran
Banyak pasangan yang merasa khawatir bahwa seks selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran. Tapi sesungguhnya masalah sebenarnya bukan pada aktivitas seksual itu sendiri. Keguguran (early miscarriage) biasanya berhubungan dengan ketidaknormalan kromosom atau masalah lain yang dialami janin yang sedang berkembang. Bukan pada apa yang Anda lakukan atau tidak lakukan. Menyakiti janin Kontak seksual tidak akan menjangkau atau mengganggu janin yang terlindung oleh selaput dan cairan ketuban. Cairan ketuban adalah peredam kejut yang sangat baik sehingga gerakan saat senggama maupun kontraksi rahim saat orgasme akan teredam dan tidak mengganggu janin. Ejakulasi yang terjadi juga tidak akan membuat sperma menjangkau janin karena ada selaput ketuban yang melindungi. Penis pasangan Anda juga tidak akan menyentuh janin. Tetapi jika kenyamanan adalah masalahnya, tentu sebaiknya Anda membicarakan dengan pasangan Anda mengenai posisi pilihan.
Orgasme
Orgasme memicu kelahiran prematur karena orgasme dapat memicu kontraksi rahim. Namun kontraksi ini berbeda dengan kontraksi yang dirasakan menjelang saat melahirkan. Penelitian mengindikasikan bahwa jika Anda menjalani kehamilan yang normal, orgasme -dengan atau tanpa hubungan intim (yang berarti para lelaki tidak perlu melakukan penetrasi penis, cukup 'lainnya')- tidak memicu kelahiran prematur. Khawatir saja Jika Anda memiliki sindrom pra-menstruasi (PMS), besar kemungkinannya Anda akan mengalami mood swing yang lebih parah saat hamil. Ini tidak saja berpengaruh terhadap hasrat seksual, tapi juga kekhawatiran yang cenderung berlebihan pada dampaknya.
Perhatikan beberapa hal ini!! Jika Anda memilih seks oral, pastikan pasangan tidak meniupkan udara ke dalam vagina. Walaupun jarang, tapi masuknya udara ke dalam pembuluh darah (emboli) dapat berakibat fatal bagi Anda dan janin. Jadi sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Hindari berbaring telentang selama berhubungan intim. Jika rahim (dan janin) menekan pembuluh darah utama di bagian belakang perut, Anda dapat merasa pusing (lightheaded) atau mual. Tapi jika anda tidak bermasalah dengan posisi ini, lakukan saja. Jika Anda memang sedang tidak ingin melakukan hubungan seksual, katakan apa adanya pada pasangan anda.
Cemas, tak nyaman, tidak tertarik sama sekali (no desire), atau tidak memungkinkan (harus menghindari) adalah beberapa alasan yang umum. Paparan pada penyakit menular seksual (PMS) selama kehamilan meningkatkan risiko infeksi yang dapat mempengaruhi kesehatan kehamilan dan janin. Jika Anda berganti pasangan seksual selama kehamilan, gunakan kondom saat berhubungan intim. Berkaitan dengan penyakit menular seksual: Safe sex is no sex. Keamanan 100% adalah ketika tidak berhubungan seksual. Ini tidak berarti bahwa suami-istri sebaiknya tidak berhubungan intim. Namun jika anda termasuk yang sering berganti-ganti pasangan seksual, camkan hal tersebut baik-baik.
Sebaiknya tidak berhubungan seks jika:
Placenta previa
Ini adalah keadaan dimana plasenta (sebagian atau seluruhnya) berada di bagian bawah rahim, menutupi mulut/jalan keluar janin. Plasenta normalnya terletak di atas rahim. Jika penetrasi menekan mulut rahim, dikhawatirkan akan terjadi perdarahan. Kelahiran prematur Ibu hamil dapat diduga mengalami kelahiran prematur jika mulai mengalami kontraksi reguler sebelum usia kehamilan 37 minggu yang menyebabkan mulut rahim mulai membuka.
Orgasme dikhawatirkan akan memicu kontraksi. Selain itu, paparan terhadap hormon prostaglandin di dalam semen (cairan sperma) juga dapat memicu kontraksi, yang walaupun tidak berbahaya bagi kehamilan normal, harus diwaspadai jika Anda memiliki risiko melahirkan (janin) prematur. Jika tetap memilih berhubungan seks, keluarkan sperma di luar vagina. Perdarahan (flek/vaginal bleeding) Perdarahan dapat dikaitkan dengan tanda-tanda keguguran. Sebaiknya hubungan seksual dihindari jika ada kasus perdarahan. Kecuali jika dokter Anda menyatakan bahwa flek yang anda alami adalah gejala normal yang kadang terjadi, tergantung usia kehamilan, kondisi janin, volume dan rupa flek, dan kondisi Anda sendiri.
Mulut rahim (cervix) lemah
Jika mulut rahim mulai membuka secara prematur, seks dapat meningkatkan risiko infeksi. Janin kembar Jika anda mengandung janin kembar, dokter/bidan mungkin menganjurkan untuk menghindari berhubungan intim saat kehamilan memasuki trimester tiga, walaupun hingga saat ini belum ditemukan ada hubungannya antara seks dengan kelahiran kembar prematur.
Tidak ada patokan yang ketat tentang batas seberapa sering hubungan seksual dapat dilakukan selama kehamilan. Sepanjang kondisi kehamilan Anda baik-baik saja, berapakalipun tidak masalah. Walaupun demikian, ada baiknya Anda memperhitungkan dampaknya agar tidak terlalu letih. Setelah melahirkan, kapan mulai berhubungan seks lagi? Tubuh Anda memerlukan waktu untuk pulih ke keadaan normal seperti sebelum hamil, baik melahirkan melalui vagina atau dengan operasi caesar.
Banyak dokter menyarankan untuk menunggu setidaknya 6 minggu sebelum mulai berhubungan intim atau selesai masa nifas. Periode ini memberi waktu bagi mulut rahim untuk kembali menutup dan bagi jahitan/luka untuk sembuh. Ketika Anda merasa siap untuk kembali berhubungan intim, mulailah perlahan. Gunakan metode yang dapat diandalkan sebagai alat kontrasepsi. Menyusui secara eksklusif (dianjurkan selama 6 bulan) akan memberi Anda perlindungan optimal. Walaupun 6 minggu telah terlewati, jika tubuh Anda merasa belum siap, jangan memaksakan diri. Pasangan Anda adalah orang yang paling patut untuk mengerti dan berempati atas kondisi yang sedang Anda alami.
Berikut ini tips agar anda tidur nyenyak dimalam hari :
1. Setelah makan malam, ambil kegiatan seperti berjalan-jalan atau melakukan sejumlah olahraga, namun ingatlah untuk menyelesaikan semua ini paling tidak 3 jam sebelum jam tidur. Sebaliknya olahraga yang terlalu dekat dengan jam tidur dapat menjadi perangsang buruknya tidur. Olahraga yang lebih cepat dapat menolong anda menjadi relaks.
2. Sebelum anda siap untuk beristirahat, minumlah setengah cangkir teh herbal yang mengandung tumbuh-tumbuhan herbal atau kamomile.
3. Ubahlah apa yang anda konsumsi. Jangan minum (atau makan) sesuatu yang mengandungkafein sebelum malam tiba. Coklat, teh, kopi, minuman cola dan berbagai minuman yang mengandung kafein sebaiknya tidak dikonsumsi pada sore hari. Cek kandungan apapun yang anda konsumsi untuk memastikan tidak ada kafein, ephedra atau kandungan perangsang sulit tidur lainnya.
4. Cukup sinar matahari dibutuhkan sepanjang hari untuk mengatur siklus tidur. Jika anda memiliki penyimpangan dalam hal mengenali hari (istilahnya tidur “kalong atau kelelawar”), anda mungkin membutuhkan kotak lampu untuk menambahkan cahaya sepanjang hari. Anda dapat mempelajari tentang masalah pencahayaan ini di berbagai tulisan web lainnya.
5. Jika anda bergumul dengan masalah tidur, jangan pergi ke tempat tidur untuk menonton televisi. Jika anda tidak dapat tidur, pergilah ke ruangan lain dan coba membaca hingga anda mengantuk. Jangan bangun dan menonton televisi karena warna dan terang akan terus merangsang otak bekerja.
6. Jika anda terbangun di tengah malam, jangan hidupkan lampu atau mencari tahu jam berapa saat itu. Kedua hal ini dapat merangsang otak bekerja dan keluar dari kondisi tidur. Berbaring di ranjang dan tunggulah hingga anda kembali jatuh tertidur. Jika anda tidak kembali tertidur, bangunlah, pergi ke ruangan lain membacalah dibawah lampu yang agak temaram hingga anda kembali mengantuk. Kembali ke tempat tidur dan berbaring disana, beristirahat untuk sisa malam anda, meski anda mungkin tidak tertidur. Kebanyakan, anda akan setengah tertidur setengah terbangun tanpa menyadarinya. Terbangun secara singkat juga menjadi waktu yang baik untuk mengadakan saat teduh dengan Tuhan.
7. Pergilah ke tempat tidur pada jam yang sama setiap malam dan bangun juga pada saat yang sama.
Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:
Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter,dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:
- Sakit Kepala
- Asma
- Hosthortobics
- Darah Tinggi
- Bronchitis
- Kencing Manis
- Kurang Darah
- TBC
- Paru-paru
- Penyakit Mata
- Rematik
- Radang Otak
- Lumpuh
- Batu Ginjal
- Haid Tidak Teratur
- Kegemukan
- Penyakit Saluran Kencing
- Leukimia
- Radang/Sakit Persendian
- Kelebihan Asam Urat
- Kanker Peranakan
- Radang Selaput Lendir
- Mencret
- Kanker Payudara
- Gangguan Jantung
- Disentri
- Radang Tenggorokan
- Mabuk, Pusing, Gamang
- Ambeien
- Sembelit
- Batuk
Bagaimana Air Minum Itu Bekerja?
Meminum air minum biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah,
seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.
Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.
Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ?
Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai "usha paana chikitsa".
Setelah itu anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.
Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?
Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:
Sembelit - 1 Hari
TBC Paru-Paru - 3 Bulan
Kencing Manis - 7 Hari
Asam Urat - 2 Hari
Tekanan Darah - 4 Minggu
Kanker - 4 Minggu
Catatan :
Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.
Kami mohon dengan sangat, metode di atas dibaca dan dipraktekkan dengan seksama. Sebar luaskanlah pesan ini kepada teman-teman, sanak saudara dan tetangga karena hal ini merupakan persembahan pada kemanusiaan. Dengan rahmat Tuhan, setiap orang hendaknya menjalani hidup sehat
" BILAMANA ANDA BERPARTISIPASI DALAM PENEBARAN INFORMASI INI ANDA BAGAIKAN SEORANG DOKTER YANG TELAH MENYEMBUHKAN BERIBU-RIBU BAHKAN BERJUTA-JUTA MANUSIA "
[unknown]
sumber: milis kesehatan
Pagi hari yang sibuk adalah hal biasa yang dialami oleh para karyawan khususnya di daerah perkotaan. Lalu lintas yang macet membuat sedikit waktu adalah hal berharga agar tidak terlambat sampai di kantor. Akibatnya, karena tergesa-gesa, banyak orang yang pergi ke kantor tanpa
sarapan. Ada beberapa alasan mengapa seseorang tidak memulai harinya dengan sarapan. Atau ada juga yang menganggap makan pagi atau sarapan kurang penting, bahkan merupakan salah satu cara untuk mengurangi berat badan dengan mengurangi masuknya makanan di pagi hari. Sebenarnya, apakah memang penting untuk mengawali hari dengan sarapan? Bagaimana menyiasati agar Anda dapat secara rutin melakukan sarapan? Apa menu sarapan yang sehat untuk tubuh?
Manfaat Sarapan
Sarapan atau makan pagi penting untuk dilakukan. Alasannya karena saat tidur selama kurang lebih 8 jam tubuh kita tidak ada makanan yang masuk dalam tubuh sedangkan aktivitas seperti bernafas, bergerak atau aktivitas ringan lain tetap berjalan. Akibatnya kadar gula dalam tubuh sangat rendah. Sedangkan pagi hari aktivitas fisik mulai berjalan, seperti melakukan perjalanan ke kantor, berpikir atau perlunya konsentrasi agar dapat melakukan kegiatan dengan baik. Semua ini memerlukan adanya energi dan energi didapatkan dari makanan yang disantap.
Dengan menyantap makanan yang baik, akan membuat tubuh akan merasa kenyang dan akan membangkitkan semangat untuk melakukan aktivitas. Anda tidak akan merasa lesu atau disibukkan oleh perut yang kelaparan. Sarapan yang sehat dapat membantu menurunkan kadar
kolesterol. Secara emosi, sarapan dapat menjadi tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga, saling bercerita, berkomunikasi dan mendekatkan diri secara emosi. Ini merupakan hal yang baik untuk menciptakan keluarga yang harmonis.
Mengapa Tidak Sarapan?
Tetapi, walau menyadari pentingnya sarapan. Ada orang yang merasa enggan melakukannya karena beberapa alasan. Misalnya:
- Diburu waktu, agar tidak terlambat sampai di kantor, seseorang melewatkan sarapan atau hanya minum susu atau kopi sebagai sarapannya. Untuk mengatasi masalah ini, ada baiknya Anda bangun lebih pagi. Agar tidak merasa mengantuk saat bangun pagi, Anda harus tidur lebih awal. Mendisiplin diri agar tidak tergoda untuk menonton TV atau berinternet yang dapat membuat kita terjaga sampai larut malam.
- Takut gemuk. Mengurangi jatah masuknya makanan di pagi hari dapat membuat kita terlihat langsing. Pendapat ini salah besar karena justru tanpa sarapan, kalori yang disantap bisa lebih banyak. Tanpa sarapan, metabolisme tubuh dan pembakaran lemak dalam tubuh akan menurun sehingga nafsu makan siang akan meningkat. Tubuh yang terasa lapar dapat membuat Anda mencari cemilan sehingga kalori yang masuk dalam tubuh meningkat.
- Tidak terbiasa, merasa mual atau sakit perut bila makan di pagi hari. Anda harus menanamkan dalam pikiran untuk bersungguh-sungguh membiasakan diri sarapan agar tetap sehat. Coba untuk tidak langsung sarapan setelah bangun tidur tetapi berikan jeda waktu antara 1-2 jam setelah bangun baru menyantap sarapan Anda. Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan tidak lengsung menghabiskan sarapan, tetapi membaginya dalam beberapa porsi kecil yang dapat disantap sepanjang pagi. Pastikan agar kemasan tidak rusak yang dapat menyebabkan makanan menjadi rusak.
- Bosan atau tidak nafsu untuk menyantap sarapan. Solusinya adalah dengan membuat menu sarapan bervariasi tidak hanya nasi goreng, roti selai, telur dadar atau menu lain yang hanya itu-itu saja. Memang hal ini tidak mudah, karena mungkin Anda yang bekerja, Anda bisa terlambat ke kantor bila harus menyiapkan makanan yang repot. Tetapi Anda dapat mencoba mempersiapkan bahan makanan untuk sarapan pada malam hari. Esoknya, Anda tinggal menyelesaikan makanan dengan memasak yang akan menghemat waktu. Dengan meyediakan waktu lebih banyak, manfaat yang bisa didapat lebih banyak pula.
Sarapan sudah dilakukan setiap hari. Tetapi, apakah menu makan pagi Anda sudah sehat? Banyaknya kalori yang sebaiknya masuk dalam tubuh kita waktu sarapan adalah sebanyak 300-400 kalori. Makanan yang dianjurkan untuk sarapan adalah menu yang cukup gizinya, menu yang sesuai dengan “Empat Sehat Lima Sempurna”, yang 3 diantaranya adalah terdiri dari karbohidrat, protein,
susu, sereal. Pilihan lain adalah dengan minum jus buah, 2 porsi
buah besar, susu atau susu rendah lemak.
Karena waktu yang hanya sedikit, para karyawan sering sarapan setelah sampai di kantor. Sisi negatif dari membeli makanan adalah kita tidak tahu sampai sejauh mana kebersihan makanan tersebut. Untuk menghindari penyakit akibat makanan yang kotor, upayakan untuk memilih mengkonsumsi makanan yang sehat yang mengandung kandungan gizi yang cukup. Pilih makanan dalam kemasan yang tertutup agar dapat dipastikan makanan tersebut tidak dihinggapi lalat atau nyamuk yang membawa bibit peyakit.
Upayakan juga untuk menghindari makanan yang kurang sehat atau yang berminyak di menu sarapan yang dibeli. Misalnya Anda dapat menghindari mengkonsumsi jeroan saat bersantap bubur. Hindari santan saat menikmati bubur kacang hijau, hindari kerupuk saat bersantap nasi atau saat makan ketoprak. Tetapi, jangan lupa untuk tidak membiasakan diri dengan bersantap gorengan sebagai menu sarapan pagi karena kalori yang tinggi dan penggunaan minyak goreng yang kurang baik.
Kini, tidak ada alasan lagi untuk memulai hari tanpa sarapan karena ternyata ada banyak manfaat yang bisa didapat bila kita sarapan sehat secara rutin. Hal ini juga dapat dilatih pada anak-anak agar mereka terbiasa untuk sarapan yang akan memberikan energi bagi mereka untuk mengikuti kegiatan sekolah yang padat, membantunya berkonsentrasi dan memahami pelajaran yang diberikan. Maka, upayakan untuk menyediakan menu
sarapan yang sehat dan lezat yang akan dinikmati seluruh anggota keluarga.